KALABAHI (MAN Alor) – Dalam upaya membentengi moral generasi muda di tengah arus modernisasi, Bapak Bambang Masrudun, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani atau kultum singkat di hadapan ratusan siswa-siswi MAN Alor. Dalam penyampaiannya, Guru Fiqih tersebut menekankan pentingnya memiliki kiat menjadi Muslim yang taat kepada Allah SWT.
Beliau menegaskan bahwa ketaatan seorang remaja Muslim tidak hanya diukur saat berada di lingkungan madrasah, namun justru diuji ketika mereka berinteraksi di luar sekolah.
Pesan Utama: Menjaga Batasan dalam Pergaulan
Dalam materi yang disampaikan, Pak Bambang menitikberatkan pada tiga poin utama sebagai pedoman hidup bagi para siswa:
Menjaga Pergaulan di Luar Sekolah: Beliau berpesan agar siswa selektif dalam memilih teman nongkrong dan lingkungan bermain. Menurutnya, lingkungan yang salah adalah pintu utama masuknya pengaruh buruk yang dapat merusak karakter.
Menjaga Aurat: Sebagai identitas diri seorang Muslim, menjaga aurat adalah bentuk ketaatan mutlak. "Menutup aurat bukan sekadar aturan sekolah, melainkan perintah Allah SWT untuk menjaga kehormatan diri," tegas beliau.
Menghindari Budaya Hura-Hura: Beliau menyoroti maraknya acara hiburan yang cenderung pada aktivitas hura-hura tanpa manfaat. Beliau mengingatkan bahwa kesenangan sesaat tersebut seringkali menjadi awal mula kehancuran masa depan remaja.
Dampak Negatif bagi Masa Depan
Mengakhiri tausiyahnya, Pak Bambang Masrudun memperingatkan dengan tegas mengenai dampak jangka panjang dari gaya hidup bebas.
"Jangan sampai kalian terpengaruh dengan euforia hura-hura di luar sana. Selain berdampak negatif secara psikis dan sosial, hal tersebut dapat menghancurkan cita-cita yang sedang kalian bangun. Jadilah pribadi yang kuat dalam prinsip dan taat dalam ibadah," tutup beliau.
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh siswa yang kompak mengenakan seragam olahraga hijau. Diharapkan, pesan-pesan ini menjadi alarm pengingat bagi siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari sebagai remaja Muslim yang berakhlak mulia.






0 comments:
Posting Komentar