Sabtu, 10 Januari 2026

MAN Alor Perkuat Identitas Islam Melalui Tiga Program Unggulan Keagamaan



 

KALABAHI – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Alor kembali menegaskan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkarakter. Menandai dimulainya semester genap tahun ajaran 2026, pihak madrasah menekankan pentingnya menonjolkan ciri khas islami dalam perilaku dan kegiatan sehari-hari seluruh civitas akademika.

​Pesan ini disampaikan langsung oleh Koordinator Keagamaan MAN Alor, Ahmad Karim, S.Pd.I, dalam arahannya di hadapan ratusan siswa usai pelaksanaan kegiatan senam pagi pada Jumat, 08 Januari 2026.

​Mengembalikan Ruh Madrasah

​Dalam penyampaiannya, Pak Ahmad Karim menekankan bahwa sebagai sekolah yang memiliki identitas agama, siswa-siswi MAN Alor harus memiliki perbedaan yang jelas dalam etika dan ibadah dibandingkan sekolah umum.

​"Madrasah identik dengan sekolah agama. Maka dari itu, setiap peserta didik harus memiliki ciri khas sebagai orang Islam yang taat," tegas beliau.


​Tiga Program Unggulan Semester Genap

​Untuk mewujudkan visi tersebut, Pak Ahmad mengumumkan pengaktifan kembali tiga program unggulan keagamaan yang akan menjadi fokus utama selama semester genap ini:

  1. Pembiasaan Sholat Dhuha Berjamaah: Kegiatan ini akan kembali dihidupkan mulai hari Senin mendatang secara rutin untuk melatih kedisiplinan ibadah sunnah para siswa.
  2. Kultum Pagi Jumat: Memberikan ruang bagi siswa kelas XI dan XII untuk belajar berdakwah dan berbicara di depan umum. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat pagi sesuai dengan jadwal kelas yang telah ditentukan.
  3. Kultum Sholat Dzuhur Khusus Kelas X: Program pembinaan mental dan spiritual yang dikhususkan bagi peserta didik kelas X guna memperdalam pemahaman agama melalui ceramah singkat setelah pelaksanaan sholat Dzuhur.

​Antusiasme Siswa

​Berdasarkan pantauan di lapangan, para siswa yang mengenakan seragam olahraga berwarna hijau tampak menyimak arahan tersebut dengan khidmat di lapangan madrasah yang sejuk. Pengaktifan kembali program-program ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi mampu membentuk karakter siswa MAN Alor yang berakhlakul karimah.

​Melalui langkah ini, MAN Alor berkomitmen untuk terus menjaga marwah madrasah sebagai benteng pendidikan moral dan agama di Kabupaten Alor.


Penulis (HUMAS MAN Alor)

Editor By AJ

Kamis, 08 Januari 2026

Guru Fiqih MAN Alor Ingatkan Siswa: Jaga Pergaulan dan Aurat Demi Masa Depan

 


KALABAHI (MAN Alor) – Dalam upaya membentengi moral generasi muda di tengah arus modernisasi, Bapak Bambang Masrudun, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani atau kultum singkat di hadapan ratusan siswa-siswi MAN Alor. Dalam penyampaiannya, Guru Fiqih tersebut menekankan pentingnya memiliki kiat menjadi Muslim yang taat kepada Allah SWT.

Beliau menegaskan bahwa ketaatan seorang remaja Muslim tidak hanya diukur saat berada di lingkungan madrasah, namun justru diuji ketika mereka berinteraksi di luar sekolah.

Pesan Utama: Menjaga Batasan dalam Pergaulan

Dalam materi yang disampaikan, Pak Bambang menitikberatkan pada tiga poin utama sebagai pedoman hidup bagi para siswa:

  1. Menjaga Pergaulan di Luar Sekolah: Beliau berpesan agar siswa selektif dalam memilih teman nongkrong dan lingkungan bermain. Menurutnya, lingkungan yang salah adalah pintu utama masuknya pengaruh buruk yang dapat merusak karakter.

  2. Menjaga Aurat: Sebagai identitas diri seorang Muslim, menjaga aurat adalah bentuk ketaatan mutlak. "Menutup aurat bukan sekadar aturan sekolah, melainkan perintah Allah SWT untuk menjaga kehormatan diri," tegas beliau.

  3. Menghindari Budaya Hura-Hura: Beliau menyoroti maraknya acara hiburan yang cenderung pada aktivitas hura-hura tanpa manfaat. Beliau mengingatkan bahwa kesenangan sesaat tersebut seringkali menjadi awal mula kehancuran masa depan remaja.

Dampak Negatif bagi Masa Depan

Mengakhiri tausiyahnya, Pak Bambang Masrudun memperingatkan dengan tegas mengenai dampak jangka panjang dari gaya hidup bebas.

"Jangan sampai kalian terpengaruh dengan euforia hura-hura di luar sana. Selain berdampak negatif secara psikis dan sosial, hal tersebut dapat menghancurkan cita-cita yang sedang kalian bangun. Jadilah pribadi yang kuat dalam prinsip dan taat dalam ibadah," tutup beliau.

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh siswa yang kompak mengenakan seragam olahraga hijau. Diharapkan, pesan-pesan ini menjadi alarm pengingat bagi siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari sebagai remaja Muslim yang berakhlak mulia.

Senin, 05 Januari 2026

Disiplin Adalah Jembatan Menuju Impian




 "Selamat Datang Pemimpin Masa Depan"

Kalimat di gerbang MAN ALOR bukan sekadar pajangan. Menjadi pemimpin masa depan dimulai dari satu kebiasaan kecil namun berdampak besar: Disiplin Waktu.

Seringkali, langkah kaki terhenti di gerbang karena terlambat. Mengapa disiplin itu sulit? Lewat layanan Bimbingan dan Konseling (BK), kita tidak hanya bicara soal hukuman, tapi soal pembentukan karakter.

Mengapa Siswa Sering Terlambat?

Dalam sesi bimbingan kelompok hari ini, kami membedah beberapa faktor utama:

  • Manajemen Waktu yang Lemah: Begadang atau terlalu asyik dengan gadget.

  • Kurangnya Motivasi Diri: Belum menyadari bahwa setiap menit yang hilang adalah kesempatan belajar yang terbuang.

  • Hambatan Teknis: Transportasi atau jarak tempuh yang tidak diperhitungkan dengan matang.

Solusi dari Ruang BK:

  1. Metode 15 Menit Lebih Awal: Biasakan tiba sebelum bel berbunyi untuk menyiapkan mental dan fisik.

  2. Evaluasi Jadwal Malam: Mengatur jam tidur agar tubuh bugar di pagi hari.

  3. Self-Reward: Memberi apresiasi pada diri sendiri saat berhasil konsisten hadir tepat waktu selama satu minggu.

Catatan untuk Siswa: Madrasah bukan hanya tempat mencari nilai, tapi tempat menempa mental. Disiplin bukan mengekangmu, tapi membebaskanmu dari rasa malas dan kegagalan di masa depan.

Mari kita mulai hari dengan langkah yang mantap dan tepat waktu! Karena pemimpin hebat tidak membiarkan waktunya terbuang sia-sia.


#MANAlor #BimbinganKonseling #DisiplinSiswa #KarakterBangsa #PemimpinMasaDepan #EdukasiMadrasah #StopTerlambat